Aku tidak tahu mana yang lebih baik,
Terlahir menjadi seorang anak laki laki, hanya punya satu tujuan dalam hidupnya. Mulai jadi pembangkang saat puberty, tempramental, tidak punya waktu dirumah, malas mendengarkan. Dan... saat dia perlahan mulai mendengarkan, dia menjadi sedikit dewasa. Walaupun laki laki memang selalu kekanakan sampai kapanpun.
Atau terlahir menjadi anak perempuan, ia selalu mendengarkan. Tau keluhan semua orang, semua ketidakadilan yang ada disekitarnya. Dia tidak pandai mengeluh, Dia tahu semua cerita bahkan sebelum Dia ada. Karena Dia selalu punya waktu dirumah, (Dia Mendengarkan). Dewasa dan selalu diandalkan sejak belia. Tapi diam diam Dia tumbuh jadi seorang pendendam. Dia tersenyum, tapi tidak mudah memaafkan.
Terlahir menjadi seorang anak laki laki, hanya punya satu tujuan dalam hidupnya. Mulai jadi pembangkang saat puberty, tempramental, tidak punya waktu dirumah, malas mendengarkan. Dan... saat dia perlahan mulai mendengarkan, dia menjadi sedikit dewasa. Walaupun laki laki memang selalu kekanakan sampai kapanpun.
Atau terlahir menjadi anak perempuan, ia selalu mendengarkan. Tau keluhan semua orang, semua ketidakadilan yang ada disekitarnya. Dia tidak pandai mengeluh, Dia tahu semua cerita bahkan sebelum Dia ada. Karena Dia selalu punya waktu dirumah, (Dia Mendengarkan). Dewasa dan selalu diandalkan sejak belia. Tapi diam diam Dia tumbuh jadi seorang pendendam. Dia tersenyum, tapi tidak mudah memaafkan.


Komentar
Posting Komentar