Menulis adalah caraku untuk mengenangmu.
Menghujam dan menghujatmu dengan jutaan rindu yang terpatri pada perca sajak dan senja.
Puisi adalah kawanku, ia selalu berpihak padaku.
Ia selalu mengerti kemana dan bagaimana perasaanku.
Sajak adalah candaanku, tawa yang berkuasa penuh atas rasa sedihku.
Atas bagaimana aku menguasai hati yang selalu saja rindu.
Menghujam dan menghujatmu dengan jutaan rindu yang terpatri pada perca sajak dan senja.
Puisi adalah kawanku, ia selalu berpihak padaku.
Ia selalu mengerti kemana dan bagaimana perasaanku.
Sajak adalah candaanku, tawa yang berkuasa penuh atas rasa sedihku.
Atas bagaimana aku menguasai hati yang selalu saja rindu.



Komentar
Posting Komentar