Secangkir Rindu
Secangkir
Rindu
Aku sungguh iri,
Pada matahari yang meski menyilaukan tapi
tetap kau tatap
Aku iri pada alunan merdu yang sering
Kau perdengarkan
Aku iri pada gemuruh pantai yang sanggup
Menyembuhkan lukamu
Aku iri pada langit biru yang
Melukiskan senyummu
Aku juga pencemburu
Cemburu pada angin, hujan
Pada embun pagi
Pada kerikil dan debu yang beriringan saat kau tapaki
Pada gugus gemintang terang yang kau kagumi
Dan pada reredup senja yang kau naungi
Tapi aku
suka,
Pada sinar
pagi yang menghangatkanmmu
Pada
semilir angin dan bayang pepohonan yang meneduhkanmu
Dan pada aroma kopi yang
aku nikmati saat memikirkanmu


Komentar
Posting Komentar